Sudetenland selama berlangsungnya pendudukan pasukan Jerman
General
der Infanterie Eugen Ritter von Schobert (kedua dari kiri) bersama
dengan Reichsstatthalter Franz Ritter von Epp (tengah, sebelah Schobert)
di Sudetenland tahun 1938
Masih dalam rangkaian foto yang sama dengan di atas, hanya kali ini posisi Schobert dan Epp rada sedikit berubah
Eugen
Ritter von Schobert (kedua dari kiri) dan Franz Ritter von Epp (keempat
dari kiri) berkumpul di sebuah bekas bunker Cekoslowakia di Sudetenland
Seorang perwira Heer yang tidak diketahui namanya berpose di depan sebuah bekas bunker Cekoslowakia di Sudetenland
Reichsstatthalter
Franz Ritter von Epp mengenakan seragam kehormatan (Charakter als)
Generaloberst Heer selama berlangsungnya invasi Jerman atas Sudetenland
General
der Infanterie Eugen Ritter von Schobert (pangkat terakhir
Generaloberst) di Sudetenland. Dalam peristiwa pengambil-alihan ini dia
menjabat sebagai panglima VII Korps
Generaloberst
(pangkat kehormatan) Franz Ritter von Epp dalam kunjungan ke
Sudetenland tahun 1938, tak lama setelah bersatunya kembali wilayah
tersebut dengan Third Reich. Medali yang tergantung di jaketnya adalah
Militär-Max-Joseph-Orden dari Bavaria, yang dianugerahkan kepadanya
tanggal 23 Juni 1916. Ini membuat namanya ditambahi embel-embel "Ritter"
yang merupakan gelar kebangsawanan Bavaria
Franz
Ritter von Epp bersama dengan Oberbürgermeister Passau mengadakan
kunjungan ke kastil terbesar disana ketika Sudetenland bergabung dengan
Jerman tahun 1938. Setelah saya ubek-ubek primbon buat mencari
identitas sang Oberbürgermeister, saya dapati namanya adalah Max
Moosbauer yang menjabat dari tahun 1933 sampai dengan 1945, persis sama
dengan masa kekuasaan Nazi Jerman!
Franz Ritter von Epp dikerubungi oleh para wanita lokal di Kastil Passau
Franz Ritter von Epp berfoto bersama dengan Oberbürgermeister Passau yang bernama Max Moosbauer
Kendaraan
staff Nazi memasuki wilayah Sudetenland dengan mendapat penyambutan
meriah dari warga setempat, lengkap dengan salam Nazi dan bendera
Swastika yang terhampar dimana-mana
Infanterie-Regiment 90 di Sudetenland, 5 Oktober 1938
Kendaraan pengintai lapis baja bergerak melalui jalan kota di wilayah Schatzlar-Freiheit, Oktober 1938
Adolf Hitler memberikan pidato tak lama setelah aneksasi Jerman atas Sudetenland
Adolf
Hitler disambut oleh penduduk Jerman di Sudetenland dalam kunjungannya
ke Wildenau (1938). SS-Gruppenführer yang berdiri dengan wajah terhalang
di jok belakang adalah Konrad Henlein, sementara jenderal Heer yang
wajahnya persis berada di bawah siku Hitler adalah Walther von Reichenau
Pada
tahun 1938 pasukan Wehrmacht menduduki kota Egger (sekarang berganti
nama menjadi Cheb dan menjadi wilayah Republik Ceko). Kerumunan penduduk
telah berkumpul di lapangan kota untuk melihat Hitler dan para
pengiringnya melintas dengan menggunakan mobil bak terbuka. Di latar
belakang kita bisa melihat gereja dan bangunan bersejarah lainnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar